Monthly Archives: Maret 2017

Hubungan Rokok dan Cacat Bawaan pada Bayi

Kelainan bawaan pada anak baru lahir seperti misalnya kaki bengkok atau bibir sumbing terjadi karena perkembangan yang tidak sempurna. Penyebabnya bisa macam-macam mulai dari faktor genetik, buruknya asupan nutrisi, atau paparan zat berbahaya dari lingkungan.

Terkait paparan zat berbahaya, rokok adalah salah satu contoh yang sebetulnya bisa dihindari namun kadang terlupa oleh para orang tua. Ketika memperingati Hari Kelainan Bawaan Sedunia Menteri Kesehatan RI Profesor Dr dr Nila Moeloek, SpM(K), mengatakan paparan asap rokok dapat mengganggu pertumbuhan janin sehingga lahir cacat.

“Jadi rokok itu kan mengandung zat karsinogenik dan zat-zat yang menghambat oksigen dalam tubuh. Kalau ibu hamil di tiga bulan pertama itu pembentukan organ yang kemudian nanti berkembang sampai cukup untuk lahir,” kata Menkes Nila ditemui di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2017).

“Kalau janin itu tidak mendapat oksigen yang baik tentu pertumbuhannya terganggu bisa mendapatkan kecacatan,” lanjut Menkes Nila.

Pakar gizi komunitas Dr dr Tan Shot Yen, M.Hum, menjelaskan lebih jauh bagaimana rokok dapat memicu kelainan bawaan. Ketika rokok dibakar maka asap karbon monoksida yang dihasilkan akan sangat mudah terikat dengan sel darah merah.

Ketika ibu hamil terpapar oleh asap rokok maka darahnya terisi oleh karbon monoksida bukannya oksigen. Dalam kadar tertentu keracunan karbon monoksida diketahui bisa menyebabkan kematian namun untuk janin yang masih sensitif berkembang dalam kandungan. Sedikit saja ada karbon monoksida, bisa berdampak.

“Kebayang enggak anaknya tercekik-cekik di dalam? Akibatnya apa? Anak bisa lahir berat badan rendah, syukur-syukur enggak cacat,” kata dr Tan ditemui pada kesempatan yang sama.

Selain kandungan gas karbon monoksida, di dalam rokok sendiri menurut dr Tan terdapat hampir sekitar 4.000 jenis racun dan bahan kimia. Ketika menumpuk di dalam tubuh tentunya juga akan membahayakan kesehatan ibu dan janin.

 

(Sumber : Detik.com)

Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi tentang “Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Sejak Dini” di Pengajian mingguan RW 07 Kunciran Indah, Kec. Pinang, Tangerang

Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi tentang “Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Sejak Dini” di Pengajian mingguan RW 07 Kunciran Indah, Kec. Pinang, Tangerang

Edukasi tentang penyakit Diabetes Melitus oleh : dr. Irzanto, di pengajian Darul Quran – Sudimara Pinang

Edukasi tentang penyakit Diabetes Melitus oleh : dr. Irzanto, di pengajian Darul Quran – Sudimara Pinang

 

Bakti Sosial Donor Darah bersama Komunitas Motor 4 Maret 2017.

Pada tanggal 4 Maret 2017, Rumah Sakit Mulya bersama PMI Kota Tangerang kembali menggelar kegiatan Bakti Sosial berupa Donor Darah. Kegiatan Bakti Sosial Donor Darah yang rutin diselenggarakan ini, kali ini tidak hanya mengundang masyarakat umum sekitar Kota Tangerang, tetapi juga menggandeng beberapa Komunitas Motor dan Komunitas Petualang, diantaranya XOT (Xabre Owner Tangerang) dan MAT (Mulya Adventure Team).

Ini adalah salah satu bentuk kepedulian Rumah Sakit Mulya terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekitar, khususnya untuk memenuhi ketersediaan darah di wilayah Kota Tangerang.
Dan dipilihnya Komunitas Motor & Komunitas Petualang untuk diajak berpartisipasi pada kegiatan ini, adalah untuk meningkatkan kesadaran para pemuda, khususnya di wilayah Kota Tangerang, tentang betapa pentingnya kepedulian terhadap sesama. Sekaligus untuk membuktikan kepada masyarakat luas bahwa tidak semua komunitas motor & komunitas petualang itu memiliki kegiatan yang negatif. Hal ini terlihat dari keikutsertaan Xabre Owner Tangerang & Mulya Adventure Team dalam kegiatan Bakti Sosial Donor Darah di Rumah Sakit Mulya. Tentunya Rumah Sakit Mulya akan selalu terbuka untuk semua komunitas-komunitas lain untuk dapat bekerjasama melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial yang positif.

Tercatat bahwa jumlah peserta yang terdaftar ada 85 orang, yang terdiri dari : Warga masyarakat sekitar RS Mulya 36 orang, Anggota Komunitas Xabre Owner Tangerang 40 orang, dan dari Komunitas Mulya Adventure Team sebanyak 9 orang.

Dan dari kegiatan ini, setelah melewati proses skrining oleh petugas dari PMI Kota Tangerang, Alhamdulillah terkumpul 50 kantong darah dengan berbagai golongan darah. Semoga saja kegiatan ini akan terus berlangsung secara rutin dengan baik, sehingga kebutuhan darah bagi para pasien, khususnya pasien yang berada di seluruh wilayah Kota Tangerang dapat terpenuhi dengan baik.

Sebagai informasi, bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2017 di lokasi yang sama, yaitu di Rumah Sakit Mulya, Rumah Sakit Pilihan Keluarga.

Galeri Foto Kegiatan :