By mulya | Published | Tidak ada komentar
Siapa sangka, penyakit yang dulu identik dengan orang tua kini mulai banyak menyerang anak muda milenial. Pola makan tinggi lemak, jarang olahraga, sering begadang, hingga kebiasaan konsumsi fast food dan minuman manis berlebihan membuat batu empedu semakin sering ditemukan pada usia produktif.
Banyak anak muda tidak menyadari gejalanya, hingga akhirnya harus ke rumah sakit karena nyeri hebat yang datang tiba-tiba.
Batu empedu adalah endapan keras yang terbentuk di dalam kantong empedu akibat ketidakseimbangan zat dalam cairan empedu, seperti kolesterol atau bilirubin. Ukurannya bisa kecil seperti pasir hingga sebesar kelereng.
Beberapa kebiasaan yang sering dianggap sepele ternyata menjadi pemicu utama, antara lain:
Kombinasi kebiasaan ini membuat empedu menjadi lebih kental dan mudah membentuk batu.
Batu empedu sering tidak bergejala di awal. Namun, jika sudah mengganggu, keluhan yang muncul bisa berupa:
Jika sering mengalami keluhan di atas, jangan anggap sebagai “masuk angin biasa”.
Operasi laparoskopi merupakan teknik bedah modern dengan sayatan kecil, sangat cocok untuk pasien usia produktif yang ingin cepat pulih.
Dengan teknologi ini, pengangkatan kantong empedu dapat dilakukan secara aman dan efektif.
Batu empedu yang dibiarkan dapat menyebabkan infeksi berat, penyumbatan saluran empedu, hingga komplikasi serius lainnya. Deteksi dini dan penanganan tepat akan membuat proses penyembuhan jauh lebih mudah.
Jika Anda sering mengalami nyeri perut setelah makan berlemak atau memiliki gaya hidup berisiko, segera lakukan pemeriksaan.
Informasi & Pendaftaran:
WhatsApp Customer Care: 0856 5656 5230
Tinggalkan Balasan