By mulya | Published | Tidak ada komentar
ambeien · bedah wasir · operasi wasir · stwc wasir · wasir
Banyak orang merasa sudah terbebas dari wasir setelah gejalanya mereda. Namun beberapa waktu kemudian, keluhan yang sama muncul kembali, benjolan keluar, nyeri saat duduk, hingga perdarahan ketika buang air besar. Kondisi wasir kambuh lagi memang cukup sering terjadi, terutama jika penyebab utamanya belum ditangani dengan benar. Kabar baiknya, wasir kambuh tetap bisa diatasi dan dicegah dengan metode perawatan yang tepat.
Ambeien atau wasir adalah pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus. Setelah peradangan mereda, pembuluh darah tersebut tidak selalu kembali normal sepenuhnya. Jika pola hidup tetap sama seperti sebelum pengobatan, risiko wasir kambuh tetap tinggi. Beberapa faktor pemicu wasir kambuh antara lain:
Tanpa perubahan kebiasaan harian, wasir bisa muncul lagi meski sebelumnya sudah mendapatkan perawatan medis.
Saat wasir kambuh dengan rasa nyeri, gatal, atau benjolan yang keluar, langkah awal yang bisa dilakukan adalah meredakan peradangannya. Anda dapat mencoba:
Namun bila benjolan semakin besar, sulit masuk kembali, atau sering berdarah, Anda perlu segera berkonsultasi dengan dokter.
Di ST Wasir Center RS Mulya Tangerang, tersedia metode modern untuk menangani wasir kambuh tanpa operasi besar. Teknologi seperti radiofrekuensi, ultrasonik, dan Well-C (ligasi nilon) memungkinkan tindakan cepat sekitar 15–30 menit, tanpa jahitan dan tanpa rawat inap.
Setelah mendapatkan perawatan, Anda tetap perlu menjaga pola hidup sehat agar wasir tidak kembali muncul. Caranya:
Wasir yang sering kambuh memang mengganggu, namun bukan berarti tidak bisa diatasi. Dengan perawatan modern dan perubahan gaya hidup yang konsisten, keluhan wasir dapat dicegah dan diobati dengan lebih efektif.
Untuk Anda yang mengalami wasir berulang, segera konsultasikan ke ST Wasir Center RS Mulya Tangerang. Dengan teknologi canggih dan dokter spesialis berpengalaman, perawatan wasir bisa dilakukan tanpa jahitan, tanpa rawat inap, dan dengan risiko kambuh yang jauh lebih rendah.
Tinggalkan Balasan